Rabu, 04 Mei 2011

IUD, solusi praktis menuju keluarga sejahtera

Bunda, dalam kehidupan berkeluarga kita harus menjadikan putra putri kita menjadi manusia yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan lingkunganya. Untuk itulah perencanaan kehamilan adalah hal yang penting dan sangat dianjurkan agar tidak terjadi ledakan penduduk tanpa diimbangi peningkatan taraf hidup. KB bisa jadi pilihan yang baik jika Bunda berniat mewujudkan untuk memiliki keluarga sejahtera.
Ada berbagai mcam alat KB,salah satu alat KB yang ada adalah IUD. IUD yang dalam singkatanya adalah
Intrauterine Device atau Bunda biasa menyebutnya spiral  adalah sebuah alat KB berbentuk huruf T yang dipasangkan di dalam rahim yang dapat mencegah sel telur siap untuk dibuahi. Alat ini berada di dalam uterus dalam jangka waktu beberapa tahun( sesuai keinginan) dan merupakan alat pengatur kehamilan paling efektif.
Sayangnya banyak orang ragu menggunakanya, karena rasa takut tidak dapat hamil lagi.
Sekedar berbagi pengalaman pribadi saja, keluarga saya dan keluarga suami saya adalah pengguna IUD, tapi tidak ada cerita bahwa mereka tidak bisa hamil lagi setelah memakai IUD. Mereka merasa nyaman memakainya karena tidak harus berhubungan dengan obat-obatan atau harus mengingat-ingat kapan waktu untuk suntik KB. Dan hal inilah yang membuat mereka menyarankan agar sayapun memakai IUD setelah saya melahirkan putra pertama saya. Namun saat itu bidan tidak membolehkan saya memakai IUD dulu karena saya melahirkan dengan operasi, harus menunggu enam bulan pasca operasi. Selama enam bulan itu saya mencoba KB dengan pil. Tapi pil KB membuat saya seperti orang yang sakit, lemas dan pusing padahal saya menggunakan pil KB yang bisa dibilang paling mahal dan bagus karena saya tidak mau ambil resiko makanya saya beli yang bagus sekalian. Akhirnya keluarga saya menyarankan saya agar cepat-cepat pasang IUD. Awalnya saya takut, tapi karena diyakinkan oleh suami maka saya memberanikan diri. Tidak ada rasa sakit yang saya rasakan saat dipasang IUD, hanya beberapa menit dan selesai. Memang setelah beberapa saat usai dipasang, perut saya kram, tapi itu hanya berlangsung beberapa saat saja, setelah itu hilang. dan saya memulai hari yang baru tanpa pil KB dan tanpa rasa khawatir akan hamil lagi sebelum putra saya tumbuh dan mendapatkan perhatian yang cukup. Jadi Bunda, tidak perlu takut memakai IUD, asalkan Bunda semua berkonsultasi dahulu dengan bidan atau dokter kandungan. Dan jangan lupa rutin periksa untuk mengetahui kondisi kesehatan kita setiap bulannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar