Kamis, 14 April 2011

Batuk lebih dari 1 minggu pada anak, hati- hati BP

    Bunda, apakah saat ini putra putri tercinta Anda mengalami batuk lebih dari 1 minggu? Jika iya, maka Bunda harus waspada, karena batuk lebih dari 1 minggu mengindikasikan terjadinya infeksi pada saluran napas. Batuk yang berkepanjangan pada anak, bisa mengakibatkan Bronkhiolistis Pneumia (BP). Kasus ini sering ditemukan pada bayi di bawah 1 tahun dan kurang lebih 3 persen kasus perlu mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit. 
    BP adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang bagian bronkhiolus pada paru- paru. Bronkhiolus adalah cabang-cabang kecil dan halus pada paru-paru yang menuju ke alveolus. Biasanya BP akan berhenti dengan sendirinya dalam kurun waktu satu minggu jika gejalanya mereda. Namun jika bayi mengalami kesulitan dalam bernapas dan tidak nafsu makan ataupun minum, maka dia harus segera diberikan perawatan khusus di rumah sakit.
     Seperti yang terjadi pada putra saya sekitar setengah tahun yang lalu. Batuknya yang tak kunjung sembuh akhirnya membuatnya terkena penyakit ini. Akibatnya selama 3 bulan  dia tidak bisa makan, minum ataupun tidur dengan baik. Dahaknya tidak bisa dikeluarkan, akibatnya setelah dirontgen paru- parunya penuh lendir dan dinyatakan BP oleh dokter dan harus menjalani perawatan yang alhamdulilah masih bisa diatasi dengan rawat jalan. Proses penyembuhanya pun memerlukan waktu yang cukup lama. Beberapa kali harus kembali kontrol ke rumah sakit dan menjalani terapi uap, memang berkurang sakitnya namun saya tidak tega melihat putra saya tercinta harus menangis sampai menjerit ketika diterapi uap. Apalagi setelah itu, di rumah dia juga harus minum obat yang jumlahnya tidak sedikit.
     Akhirnya atas saran kakak sepupu saya, saya membawanya ke sebuah klinik di daerah Tangerang. Alhamdulilah, setelah kembali 2 kali ke klinik itu dan diberikan obat yang juga tidak sedikit jumlahnya karena sakitnya sudah termasuk berat, dan syukurlah putra saya sekarang sudah sembuh dan tidak tersiksa lagi dengan batuknya. Sungguh pengalaman yang harus sangat saya cermati, karena tidak ingin terulang lagi untuk kedua kalinya.
     Nah berikut ada beberapa cara penanganan sementara untuk putra putri Bunda jika mengalami hal yang sama seperti yang saya alami:
  • Jika batuk dan flu menyerang segera berikan parasetamol khusus anak untuk menurunkan demam dan menghilangkan rasa nyeri
  • Saat tidur tinggikan posisi kepala putra putri Bunda, untuk membantu mereka bernapas lebih mudah
  • Letakkan semangkuk air panas yang dicampur dengan minyak telon atau kayu putih di dekat putra putri Bunda saat mereka tidur, namun perlu diberikan pengawasan agar air tidak tumpah ke badan anak.
  • Jemur anak tanpa baju saat sinar matahari pagi mulai muncul selama kurang lebih satu jam, ini dapat membantu mempermudah pengeluaran dahak.
  • Jangan biarkan anak menangis, segera hibur agar tangisanya berhenti, karena menangis akan membuat anak menjadi semakin merasa tersiksa.
  • Berikan perhatian lebih pada anak dan segera hubungi dokter jika pernapasan anak menjadi cepat, berbunyi dan anak sulit makan ataupun minum.
 

        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar